Fakultas Pertanian Universitas Kadiri mulai berdiri tahun 1980 dengan Membuka Dua Program Studi yakni: Program Studi Sosial Pertanian dan Program Studi Agroteknologi dengan menerapkan Kurikulum Berbasis Pokok-pokok Sistem Pendidikan Nasional Pancasila (UU no. 22 Tahun 1961, Penetapan Presiden No. 19 Tahun 1965 , Perpres no. 14 Tahun 1965). Selanjutnya kurikulum diatur Pemerintah ( UU no. 2 tahun 1989, PP no. 60 Tahun 1999).

Dalam perkembangannya, mengikuti hasil kesepakatan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI), yang secara legalitas formal dikuatkan dengan terbitnya SK Dirjen Dikti Depdiknas RI 163/DIKTI/Kep/2007 tentang ”Penataan dan Kodifikasi Prodi pada Perguruan Tinggi”,

Mulai tahun 2009 Berdasarkan hasil Workshop Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)  di Universitas Kadiri maka Fakultas Pertanian ikut menerapkan KBK, Kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk setiap program studi (UU no. 20 Tahun 2003 pasal 38 ayat 3 dan 4, Kepmendiknas no. 232/U/2000, dan perubahan kurikulum inti di Kepmendiknas no 045/U/2002)

Mulai tahun 2018, sejalan dengan penataan program studi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, DEPDIKNAS, Universitas Kadiri juga melakukan perubahan mendasar dalam sistem pembelajaran, yaitu dari teacher center learning (pembelajaran yang berpusat ke dosen) ke student center learning (pembelajaran berpusat pada mahasiswa). Dengan perubahan kebijakan Universitas tersebut secara otomatis semua program studi yang ada di Universitas Kadiri, tak terkecuali Fakultas Pertanian, harus menyesuaikan diri, yaitu melaksanakan Kompetensi lulusan ditetapkan dengan mengacu pada KKNI( UU PT No. 12 Tahun 2012 pasal 29).